MMM YOHAN APRIANDI

Pages

Saturday, 29 September 2012

sistem informasi manajemen

Pertanyaan Sistem Informasi Manajemen
1. Bagaimanakah penerapan sistem informasi dalam manajemen pada suatu organisasi? Jelaskan dengan contoh kasus!
2. Apa yang dimaksud dengan manajemen kinerja bisnis? Bagaimana aplikasi manajemen kinerja bisnis tersebut dalam suatu organisasi?
3. Bagaimana aplikasi supply chain management dan customer relationship management di pondok pesantren? Jelaskan!

4. Kapan dan di mana dibutuhkan adanya suatu sistem pendukung keputusan? Jelaskan dengan contoh kasus!
5. Bagaimana peranan teknologi informasi khusunya sistem informasi dalam manajemen perkantoran modern? Jelaskan dengan contoh kasus!

Jawaban :

1) Aliran informasi diatur dan diarahkan dalam suatu sistem informasi. Sistem informasi berperan dalam proses pengambilan keputusan operasional harian sampai perencanaan jangka panjang. Ini berarti SI bersifat modifikatif terhadap kebutuhan organisasi. Komponen prosedur dalam SI berkaitan dengan prosedur manual dan prosedur berbasis komputer serta standar untuk mengolah data menjadi informasi yang berguna. Suatu prosedur adalah urutan langkah yang Sebagai contoh sistem yang umumnya ada dalam suatu organisasi adalah sistem penggajian, personalia, akuntansi, dan gudang. Data mengalir dari bermacam sumber seperti : konsumen yang membeli produk atau layanan, penjual yang menyediakan barang, bank, agen pemerintah, dan agen asuransi.
Contoh kasus: Sistem informasi dalam Ekonomi Global pada Boehringer Ingelheim Jerman. Boehringer Ingelhiem adalah satu dari 20 perusahaan farmasi terbesar di dunia. Dengan pendapatan US$7.6 juta dan 32.000 pegawai di 60 negara, perusahaan ini memiliki beberapa segmen seperti manufaktur dan pemasaran obat, produk industri dan produk kesehatan hewan. Dengan ukuran yang begitu besar manajemen merasakan kesulitan untuk mengambil keputusan berdasarkan informasi yang mengalir. Makin besar perusahaan, makin lambat aliran informasi. Manajer tingkat atas mengambil keputusan untuk menerapkan sistem informasi dari SAP, perusahaan software perusahaan besar. Diperlukan 14 bulan untuk menerapkan Pengantar Teknologi Informasi Umi Proboyekti, S.Kom, MLIS sistem baru dan melatih para staff menggunakan sistem tersebut. Pada akhirnya investasi sistem informasi ini berbuah baik. Software tersebut menyediakan sistem standar yang digunakan oleh semua segmen bisnis Boehringer dan informasi disajikan melalui web yang dapat diakses kapanpun dan dimanapun. Dengan sistem, Boehringer mampu menyediakan laporan bulanan dalam waktu 2 jam tiap bulannya. Sistem tersebut juga memudahkan bagian keuangan untuk melihat produktifitas dan update laporan setiap kali dibutuhkan. Pemanfaatan sistem informasi tidak sampai disitu saja. Boehringer menyediakan sistem informasi bergerak untuk 1/3 pekerjanya yang bekerja di luar kantor. Dengan sistem informasi tersebut, informasi penjualan terkini dapat diakses dan diperbarui dimanapun.
2) Yaitu setiap proses manajemen yang baik dalam rangka menghasilkan barang atau jasa yang mempunyai kualitas tinggi dengan harga yang wajar dan mampu bersaing.
Aplikasinya yaitu perusahaan harus mempunyai daya saing yang tinggi akan produknya, sehingga mampu bersaing dengan produk lainnya, dan untuk mampu bersaing perusahaan harus efisien. Oleh karena itu, maka untuk meningkatkan daya saing global perusahaan, perlu menerapkan Total Quality Management (TQM), karena dengan dipraktekkannya TQM maka diharapkan akan mempunyai dampak positif terhadap kinerja bisnis perusahaan (Samson dan Terziovski, 1999).
3. Supply Chain management dan Customer Relationship Management pondok yaitu peran aktifnya beberapa lembaga yang ada di ingkungan pondok pesantren pertama mulai dari penerimaan santri baru setelah masuk pondok santri tersebut diproses. Proses tersebut mulai dari sekolah-sekolah madrasah dan umum, pengajian-pengjian, hingga- pelatihan-pelatiahan sehingga nantinya diperoleh kualitas santri yang bagus dan juga hubungan antar lembaga-lembaga di lingkugan pondok pesantren yang bertujuan mendidik santri dalam pengembangan segi keilmuan mereka.
4. Dimanapun dan kapanpun sistem pendukung keputusan itu dilaksanakan senyampang dalam organisasi atau lembga yang bersangkutan mempunyai struktur organisasi dan dikukung oleh perangkat informasi yang jelas.
Contoh kasus bagian keamanan yaitu apabila terjadi suatu masalah atau pelanggaran yang dilakukan santri di dalam lingkungan pondok dan menemui kendala-kendala, biasanya pengambilan keputusan yang diambil oleh bagian kemanan adalah melihat pelanggaran yang dilakukan oleh santri. Dan proses pengambilan keputusan itu adalah dengan cara melakukan interogasi kepada santri, dari itu kemanan dapat mengambil sebuah keputusan yang diambil dalam undang-undang yang terdapat di pondok pesantren dan pengambilan keputusan tersebut terbaik untuk semua pihak.
5. Peranan teknologi informasi bagi dalam manejemen perkantoran modern sangatlah penting karena sangat berpengaruh dalam memproses suatu sistem informasi. Sistem informasi membantu organisasi mengolah data tersebut menjadi informasi yang lengkap dan berguna.
Contoh kasus
Misalnya sistem informasi manajemen di podok pesantren salafiyah syafi’iyah yang berfungsi sebagai berkas-berkas data. Mulai pemberkasan inventarisasi lembaga-lembaga di lingkungan pondok, sirkulasi keuangan pondok dan banyak lagi yang lainnya yang gunanya untuk memunculkan kembali inormasi-informasi yang dibutuhkan pada saat itu juga.